;
Bootstrap Slider
 

logo ib
business individual business individual





call center
 
[01/02/2018]
-Bank Woori Saudara dan Equity Life Indonesia Jalin Kemitraan Strategis untuk Memenuhi Kebutuhan Proteksi dan Investasi Nasabah dengan Memasarkan Produk Bancassurance, Proteksi Multi Manfaat
11 Januari 2018 Bandung – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906, Tbk ("Bank Woori Saudara") dan PT Equity Life Indonesia ("Equity…  :Selengkapnya »

[01/02/2018]
-Hanwha Life dan Bank Woori Saudara Perluas Bisnis Melalui Jalur Distribusi Bancassurance
Rabu, 10 Januari 2018  PT Hanwha Life Insurance Indonesia (Hanwha Life) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT Bank Woori Saudara…  :Selengkapnya »

[29/12/2017]
-BWS Berkontribusi Dalam Dunia Pendidikan
Jakarta, Jum’at, 22 Desember 2017 Bank Woori Saudara (BWS) sebagai salah satu Bank di Indonesia yang mempunyai reputasi yang baik, mempunyai keprihatinan…  :Selengkapnya »

[Arsip Berita]

SUKU BUNGA DEPOSITO
Jangka Waktu Deposito
IDR USD
1 Bulan5.50 %1.25 %
3 Bulan5.75 %1.50 %
6 Bulan6.00 %1.75 %
12 Bulan6.00 %2.00 %
Tanggal Update : 04 September 2018

SUKU BUNGA SIMPANAN
Harian0.25 %
Saudara1.00 %
Berjangka4.50 %
Giro0.00 %
Tanggal Update : 05 April 2018
Note : Diatas adalah jenis Tabungan di Bank Woori Saudara

PERFORMANCE
CAR24.86 %
ROA2.37 %
NIM4.86 %
LDR111.07 %
NPL0.90 %
BOPO73.05 %
ASSET27.08 T
EQUITY6.31 T
NET PROFIT438.72 M
Audited : December 2017

KURS
MATA UANG BELI JUAL
USDRp. 14.805,00Rp. 15.005,00
SGDRp. 10.777,20Rp. 10.934,52
SARRp. 3.946,79Rp. 4.001,07
JPYRp. 133,21Rp. 135,41
EURRp. 17.173,11Rp. 17.430,67
KRWRp. 13,37Rp. 13,40
Tanggal Update : 04 September 2018


SUKU BUNGA DASAR KREDIT
Kredit Korporasi8.75 %
Kredit Ritel14.75 %
Kredit Mikro- %
KPR11.00 %
NON KPR12.00 %
Tanggal Update : 30 June 2018
Selengkapnya »

 











Edukasi   Ayo Kebank
LPS
LPS
 

Bank Woori Saudara terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan
 
 

PENGUMUMAN HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN DAN LUAR BIASA

 

   PENGUMUMAN
RINGKASAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN DAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA
SERTA JADWAL PEMBAGIAN DIVIDEN TUNAI TAHUN BUKU 2014
PT BANK WOORI SAUDARA INDONESIA 1906 Tbk

Direksi PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) dengan ini memberitahukan kepada Para Pemegang Saham Perseroan, bahwa Perseroan telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (selanjutnya disebut “RUPST”) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (selanjutnya disebut “RUPSLB”), RUPST dan RUPSLB selanjutnya disebut “Rapat”, yaitu:

A. Hari/Tanggal, Waktu, Tempat dan Mata Acara Rapat
    Hari/Tanggal    : Selasa, 12 Mei 2015
    Waktu        : Pukul 10.00 WIB s.d selesai
    Tempat        : Gedung The Energy Lantai 28
Kawasan Pusat Bisnis Sudirman (SCBD) Lot 11 A Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 52-53 Jakarta Selatan

Mata Acara RUPST :

  1. Persetujuan Laporan Tahunan termasuk Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2014.
  2. Penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2014.
  3. Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2015.
  4. Penetapan Gaji / honorarium dan Tunjangan Lainnya bagi Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2015 serta tantiem Tahun Buku 2014 bagi Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris.

Mata Acara RUPSLB :

  1. Peningkatan Modal Dasar Perseroan.
  2. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan antara lain untuk disesuaikan dengan ketentuan:

(i) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka; dan

(ii) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

B. Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang hadir dalam Rapat

Direksi Perseroan                         
Presiden Direktur : Madyantoro Purbo
Wakil Presiden Direktur    : Kim Dong Soo
Direktur                 : Denny Novisar Mahmuradi
Direktur                 : Arief Budiman
Direktur                 : Hardono Budi Prasetya
Direktur                 : I Made Mudiastra

Dewan Komisaris Perseroan
Presiden Komisaris         : Farid Rahman
Komisaris Independen    : Maskan Iskandar
Komisaris Independen    : Agus Setiadjaya
Komisaris Independen    : Ahmad Fajar Prana

C. Kehadiran Pemegang Saham
Rapat tersebut telah dihadiri oleh 4.960.238.570 saham, yang memiliki hak suara yang sah atau setara dengan 97,79% dari seluruh jumlah saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.

D. Kesempatan Pengajuan Pertanyaan dan/atau Pendapat
Dalam Rapat diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan/ atau memberikan pendapat terkait setiap mata acara Rapat. Jumlah pemegang saham yang mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat dalam RUPST terkait mata acara ke-1 adalah 1 (satu) orang pemegang saham, sedangkan pada mata acara Rapat lainnya tidak ada yang mengajukan pertanyaan dan/atau memberikan pendapat.

E. Mekanisme Pengambilan Keputusan Rapat dan Hasil Pemungutan Suara
Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka dilakukan pemungutan suara.

Hasil Pemungutan Suara RUPST

Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain
I 4.820.599.032 suara atau 97,18% Nihil 139.639.538 suara atau 2,82%
II 4.820.599.032 suara atau 97,18% Nihil 139.639.538 suara atau 2,82%
III 4.820.599.032 suara atau 97,18% Nihil 139.639.538 suara atau 2,82%
IV 4.820.599.032 suara atau 97,18% Nihil 139.639.538 suara atau 2,82%

Hasil Pemungutan Suara RUPSLB

Mata Acara Setuju Tidak Setuju Abstain
I 4.820.599.032 suara atau 97,18% Nihil 139.639.538 suara atau 2,82%
II 4.820.599.032 suara atau 97,18% Nihil 139.639.538 suara atau 2,82%

F. Hasil Keputusan Rapat
Hasil Keputusan Rapat pada pokoknya adalah sebagai berikut :

I. Hasil Keputusan RUPST
Mata Acara ke-1 :

  1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014, termasuk Laporan Direksi dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan serta mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik “Osman Bing Satrio & Eny (anggota jaringan Deloitte Touche Tohmatsu Limited di Indonesia)”,
       

sebagaimana tercantum dalam Laporan Nomor  GA115 0232 BWSI FAN tertanggal 26 Maret 2015, dengan pendapat wajar, dalam semua hal yang material, serta memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah mereka jalankan selama Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014, sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014.

2. Menyetujui Laporan Keuangan PT Bank Woori Indonesia yang telah menjadi satu kesatuan dengan Laporan Keuangan Perseroan, dengan demikian memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris PT Bank Woori Indonesia yang tidak lagi menjabat atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah mereka jalankan selama Tahun Buku 2014 sepanjang tindakan mereka tercantum dalam Laporan Keuangan untuk Tahun Buku 2014 hingga pada saat efektifnya Penggabungan Usaha PT Bank Woori Indonesia ke dalam Perseroan dan sepanjang tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan Perseroan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014.

Mata Acara ke-2 :

  1. Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2014 sebesar Rp.138.073.561.338,53,- (seratus tiga puluh delapan miliar tujuh puluh tiga juta lima ratus enam puluh satu ribu tiga ratus tiga puluh delapan Rupiah dan lima puluh tiga sen) sebagai berikut :
    • a. Sebesar Rp25.361.783.300,- (dua puluh lima miliar tiga ratus enam puluh satu juta tujuh ratus delapan puluh tiga ribu tiga ratus Rupiah), atau Rp5,- (lima Rupiah) per saham atau sebesar 18,37% (delapan belas koma tiga puluh tujuh persen) dari Laba Bersih Perseroan dibagikan sebagai Dividen Tunai kepada Pemegang Saham.
      b. Sebesar Rp6.903.678.066,93,- (enam miliar sembilan ratus tiga juta enam ratus tujuh puluh delapan ribu enam puluh enam Rupiah dan sembilan puluh tiga sen) atau 5% dari Laba Bersih Perseroan, disisihkan untuk Cadangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
      c. Sebesar Rp105.808.099.971,60,- (seratus lima miliar delapan ratus delapan juta sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus tujuh puluh satu Rupiah dan enam puluh sen) atau 76,63% (tujuh puluh enam koma enam puluh tiga persen) dari Laba Bersih Perseroan, dimasukan sebagai Laba Ditahan.
  2. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku 2014 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Mata Acara ke-3 :
Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 termasuk untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lainnya bagi KAP tersebut, serta menunjuk KAP Pengganti dalam hal KAP yang telah ditunjuk tersebut, karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan tugas audit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2015.

Mata Acara ke-4 :

  1. Menyetujui menetapkan gaji atau honorarium dan tunjangan lain bagi Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2015 sebagai berikut :
    • a. Gaji Presiden Direktur mengalami kenaikan sebesar 25% (dua puluh lima persen) dari gaji Tahun Buku 2014;
    • b. Penyesuaian gaji anggota Direksi dan honorarium Dewan Komisaris sebagai berikut :       
      1. Gaji Wakil Presiden Direktur sebesar 95% (sembilan puluh lima persen) dari gaji Presiden Direktur;
      2. Gaji Direktur sebesar 74% (tujuh puluh empat persen) dari gaji Presiden Direktur;
      3. Gaji atau Honorarium Presiden Komisaris sebesar 50% (lima puluh persen) dari gaji Presiden Direktur, dan gaji atau honorarium Komisaris sebesar 40% (empat puluh persen) dan 35% (tiga puluh lima persen) dari gaji Presiden Direktur.
  2. Menyetujui menetapkan gaji atau honorarium dan tunjangan lain bagi Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2015 tersebut pada angka 1 diatas mulai berlaku efektif terhitung sejak bulan Januari 2015.
  3. Menyetujui struktur remunerasi berupa gaji, honorarium, insentif dan/atau tunjangan lain sesuai dengan Tahun Buku 2014.
  4. Menyetujui tidak ada pembagian tantieme bagi Anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2014.

II. Hasil Keputusan RUPSLB
Mata Acara ke-1 :

  1. Menyetujui peningkatan Modal Dasar Perseroan dari semula sebesar Rp600.000.000.000,- (enam ratus miliar Rupiah) menjadi sebesar Rp1.500.000.000.000,- (satu triliun lima ratus miliar Rupiah).
  2. Menyetujui memberi kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan peningkatan modal dasar Perseroan tersebut dan menyatakan dalam suatu akta notariil tersendiri dihadapan notaris, termasuk memohon persetujuan kepada instansi yang berwenang serta melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan hal tersebut di atas.

Mata Acara ke-2 :

  1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan antara lain penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
  2. Menyetujui untuk menyusun kembali seluruh ketentuan dalam Anggaran Dasar sehubungan dengan perubahan sebagaimana dimaksud pada butir 1 tersebut diatas, untuk selanjutnya seluruh anggaran dasar Perseroan menjadi berbunyi sebagaimana ternyata dalam Lampiran Berita Acara Rapat ini dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan yang  Berita Acara Rapat ini.
  3. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan Mata Acara Rapat tersebut termasuk namun tidak terbatas untuk menyempurnakan atau melakukan perubahan terhadap Anggaran Dasar dan menyatakan kembali seluruh perubahan Anggaran Dasar Perseroan tersebut dalam Akta Notaris tersendiri termasuk meminta persetujuan dan memberitahukan perubahan data Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia serta melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan hal tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


G. Jadwal dan Tata Cara Pembagian Dividen Tahun Buku 2014
Sesuai dengan keputusan Mata Acara ke-2 pada RUPST sebagaimana tersebut di atas, dimana Rapat telah memutuskan untuk dilakukan pembayaran dividen tunai kepada pemegang saham Perseroan sebesar Rp25.361.783.300,- (dua puluh lima miliar tiga ratus enam puluh satu juta tujuh ratus delapan puluh tiga ribu tiga ratus Rupiah), atau Rp5,- (lima Rupiah) per saham atau sebesar 18,37% (delapan belas koma tiga puluh tujuh persen) dari laba Perseroan tahun buku 2014.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka dengan ini diberitahukan Jadwal dan Tata cara Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2014 sebagai berikut:

Jadwal Pembagian Dividen Tunai

No Keterangan Tanggal
1 Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
• Pasar Reguler dan Negosiasi
• Pasar Tunai
20 Mei 2015
25 Mei 2015
2 Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
• Pasar Reguler dan Negosiasi
• Pasar Tunai
21 Mei 2015
26 Mei 2015
3 Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak Dividen (Recording Date) 25 Mei 2015
4 Tanggal Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2014 12 Juni 2015

 

Tata Cara Pembagian DividenTunai:

  1. Dividen Tunai akan dibagikan kepada Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (Recording Date) pada tanggal 25 Mei 2015 dan/atau pemilik saham Perseroan pada Sub Rekening efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan pada tanggal 25 Mei 2015.
  2. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI, pembayaran dividen tunai akan dilaksanakan melalui KSEI dan akan didistribusikan ke dalam rekening Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian pada tanggal 12 Juni 2015. Bukti pembayaran dividen tunai akan disampaikan oleh KSEI kepada pemegang saham Perseroan melalui Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian dimana pemegang saham membuka rekeningnya. Sedangkan bagi pemegang saham Perseroan yang sahamnya tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI maka pembayaran dividen tunai akan ditransfer ke rekening pemegang saham Perseroan.
  3. Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku. Jumlah pajak yang dikenakan akan menjadi tanggungan pemegang saham Perseroan yang bersangkutan serta dipotong dari jumlah dividen tunai yang menjadi hak pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.
  4. Bagi pemegang saham Perseroan yang merupakan Wajib Pajak Dalam Negeri yang berbentuk badan hukum yang belum mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) diminta menyampaikan NPWP kepada KSEI atau Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita (BAE) dengan alamat Sinar Mas Land Plaza Menara 1 Lantai 9, Jalan MH Thamrin nomor 51 Jakarta 10350 paling lambat pada tanggal 25 Mei 2015 pada pukul 16.00 WIB. Tanpa pencantuman NPWP, dividen tunai yang dibayarkan kepada Wajib Pajak Dalam Negeri yang berbentuk badan hukum tersebut akan dikenakan PPh sebesar 30% (tiga puluh persen).
  5. Bagi pemegang saham Perseroan yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang pemotongan pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B) wajib memenuhi persyaratan Pasal 26 Undang-Undang Pajak Penghasilan Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan serta menyampaikan form DGT-1 atau DGT-2 yang telah dilegalisasi Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa kepada KSEI atau BAE paling lambat pada tanggal 1 Juni 2015. Tanpa adanya dokumen dimaksud, dividen tunai yang dibayarkan akan dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 20% (dua puluh persen). 

Bandung, 15 Mei 2015
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk.

DIREKSI

 

 

 

 

15/05/2015 21:43


Copyright © 2015 PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906, Tbk. All Rights Reserved